Dengarkan Aku!

ini adalah hal sering kita katakan kepada orang lain. minimal kita katakan dalam hati, bahwa orang lain harus mendengar kita. orang lain harus memahami kita. no matter what.

tapi, sering kali kita tidak berusaha untuk memenuhi kebutuhan orang lain terkait ini. ya, saya juga merasa orang yang termasuk di dalamnya. kita tidak mau mendengarkan orang lain.

bisa jadi hal itu bukan karena kesengajaan. Tapi saya lebih melihat hal ini karena sebuah ketidak sabaran. Tidak sabar untuk menunggu, tidak sabar untuk mengerti, tidak sabar untuk paham. Bahwa memang tak semua orang dapat mengeluarkan keluh kesahnya. Bahwa memang tak semua orang dapat dengan lepas menelurkan ide-idenya.

ah, banyak sekali orang mengalami ini.

ada banyak latar belakang. ada banyak kisah di baliknya.

beberapa orang karena tidak punya kepercayaan diri. beberapa lagi punya kepercayaan diri lebih, tapi jatuh karena sebuah peristiwa. Beberapa lagi, karena tidak terlatih untuk didengar.

tetap saja, ada kebutuhan untuk didengar.

tidak peduli, betapa bodohnya…

tidak peduli, betapa lemahnya…

tidak peduli, betapa tak berartinya..

tidak peduli, betapa tak mengertinya…

tidak peduli, betapa tak dapat kuungkap rasa di dada…

setiap orang butuh didengar. hanya saja, memang tak banyak yang mampu mendengar. tidak semua orang sabar.

beberapa orang berusaha untuk dapat didengar. beberapa orang berlari dari berbicara, untuk didengar juga. lewat media yang lain. beberapa yang lain, menerima. menjadi orang yang paling kuat untuk mendengar. beberapa lainnya, bunuh diri karena stress.

kok ngene endinge…. ya, ati2 aja. jangan sampe orang yang kita cintai tidak terpenuhi kebutuhan ini. karena kita sibuk untuk didengar tanpa mau mendengar. karena kita sibuk untuk menunjukkan bahwa ….. (mungkin) kita pembicara ulung. karena kita sibuk untuk berusaha dipahami tanpa memahami…

One thought on “Dengarkan Aku!

  1. utk menjadi pembicara yg baik, butuh belajar dan berlatih..
    utk menjadi pendengar yg baik, butuh belajar dan berlatih juga..
    berarti aku ndak cuma butuh sekolah public speaking nih, tapi juga sekolah mendengar🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s