Jawa Pos, Mengecewakan!

ini postingan kedua terkait kekecewaan saya kapada jawa pos. sepertinya kasar banget ya, gapapa. saya niru mister pecut. hehe

Hari sabtu lalu, (4/5), saya mendapat pelatihan jurnalistik. pembicaranya adalah salah satu wartawan jawa pos. ada banyak hal yang disampaikan. terutama yang penting adalah terkait netralitas. tak gedein. NETRALITAS. yaitu wartawan tidak memihak kepada siapapun. Jadi jika ada sebuah kasus, maka harus dilakukan cross check secara dua arah. Baik yang disangka, atau yang menyangka. tidak boleh hanya salah satu pihak saja.

Hari ini saya mendapati hal yang berbeda. Terkait headline dari koran jawa pos hari ini (8/5), saya tidak melihat adanya dimensi dari dua arah. adanya hanya dari satu arah. yaitu orang yang menyangka pihak yang lain. sebagai orang yang juga berkecimpung di dunia jurnalistik, dalam hal ini adalah citizen journalism. tentu saya senang dengan pelajaran yang saya terima tempo hari. dan tentu sekarang saya bilang, munafik untuk hari ini.

idealisme yang perlu dijaga dari wartawan adalah sifat objektifitas. dan saya kurang melihat itu hari ini. lebih banyak opini. terutama yang berhubungan dengan kekuasaan. tidak pernah saya liat ada berita keburukan dahlan iskan. tapi yang saya liat adalah expose berlebihan untuk setiap tindakan pak DI. walaupun sebenarnya itu adalah hal lumrah yang dilakukan oleh orang lain.

hah, bisa ga sih beli koran jawa pos bagian sportainment doang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s