Teori evolusi, Benarkah ia runtuh?

Ada kuliah IAD tadi. Ilmu alamiah dasar. Mata kuliah yang ngajari tentang Ilmu Pengetahuan Alam. yang tidak saya dapatkan pas saya SMA. Soalnya saya masuk IPS. Jadinya ga dapet mata kuliah IPA. Tapi bukan ini intinya.

Hari ini, IAD ngasih tahu saya tentang proses Evolusi. Sebuah Teori dari Darwin (bukan nama kota). yang berisi tentang asal-muasal organisme. Termasuk asal manusia. Sepanjang yang saya tahu, Darwin ga pernah mengatakan bahwa manusia adalah dari kera. Mungkin setidaknya, tidak memastikan bahwa manusia dari kera. Tapi banyak yang mengatakan dari teori darwin, Kera adalah nenek moyang manusia.

Masalah ini sering diperdebatkan (sampe sekarang). beberapa forum membahas ini. Tidak selesai sepertinya. Yang setuju mengeluarkan argumen yang masuk akal. Yang tidak setuju memberikan argumen yang juga masuk akal.

Lawan dari teori ini adalah teori kreasionisme, atau apa namanya, yang dikemukakan oleh Harun Yahya. karyanya, Runtuhnya teori evolusi. yang bersumber dari Alquran.

Sebenarnya, bagaimana teori evolusi? Secara sederhana, setiap organisme melakukan perubahan dirinya. Menjadi lebih sesuai dan adaptif terhadap lingkungannya. Sehingga mereka mampu bertahan hidup. Dan semua organisme diawali dari organisme yang sangat sederhana. Digambarkan seperti kecoa. ya kayak kecoa lah… saya ga tahu namanya.

ya, lebih lengkap baca di sini. Hati-hati tulisannya panjang.

okelah. masuk ke opini saya. yang baru belajar teori evolusi tadi. sektiar 45 menit lah. saya menganggap bahwa evolusi itu ada. Tapi apakah teori evolusi itu benar. bagi saya sih ngga. jawaban saya ga ilmiah sih. karena saya meyakini bahwa Allah yang menciptakan. Termasuk menciptakan perubahan itu. Biasa disebut iman. Ga ilmiah kan? ya iya. apa yang anda harapkan dari seorang murid IPS? lalu, apakah harun yahya benar? ya ga tahu juga. liat filmnya aja saya bosan. apalagi baca bukunya. tidak, terima kasih. anda cerita aja ke saya kalo mau.

Saya pernah baca sekilas di forum. intinya, darwin sendiri tidak pernah menyempurnakan teorinya. beliau mengumpulkan bukti dan data. Tapi tidak pernah menemukan formula untuk evolusi.

Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan kepada teori ini adalah, mengapa masih ada kera jika mereka berevolusi? jawabannya karena emang evolusinya tidak semua jadi manusia. Itu ada di bukunya. digambarkan di skemanya. jadi ada yang jadi kuda, jerapah, monyet, dsb. bersifat random.

terkait jerapah, saya dulu punya pertanyaan. Jerapah awalnya tidak berleher panjang. tapi sekarang berleher panjang. saya sempat bertanya-tanya. Kenapa juga jerapah harus jadi berleher panjang? kalau alasannya makanannya adalah pucuk pohon yang cukup tinggi, bagaimana dia makan saat mereka dalam proses evolusi? kan lama bro. Jadinya pasti laper pas dalam masa evolusi. dan itu tahunan. Atau kenapa evolusinya jadi leher panjang. kenapa ga evolusi lambung, gigi, dsb yang bisa makan untuk makanan yang tidak tinggi. Kan lebih masuk akal. Kecuali tanamannya juga evolusi. biar dia ga dimakan jerapah, makanya dia makin tinggi. terus jerapah biar bisa makan, dia jadinya memanjangkan leher. haha. konyol pikiran saya..

what ever,,,

inti yang membuat saya tidak percaya adalah, kenapa juga teori evolusi itu bersifat random. dari satu atau dua mikro organisme jadi macem-macem bentuk. Tolong beri formulanya. Bagaimana bisa evolusinya begitu. apa yang membuat organisme jadi kuda, bukan monyet, atau apa. kalo bisa dilakukan, pasti banyak pohon yang dapat diselamatkan dari kepunahan. banyak hewan yang dapat diselamatkan dari kepunahan juga. misalnya harimau jadi makan tanaman. karena giginya berevolusi. atau gajah jadi kecil dan jinak. Kan jadinya ga usah perang dengan manusia. tidak usah rebutan habitat. semua bisa damai.

btw, kalo nanti emang beneran ada formulanya. saya tetap ga percaya. Jadi, nanti ga usah bantah-bantahin teori dan tulisan saya. karena anda pasti capek. Karena saya tidak berminat untuk berubah. Sama seperti yang percaya teori ini lalu tidak terlalu percaya pada tuhan. Saya tidak akan mampu menggoyahkan ke-tidak-imanan anda. karena hidayah datangnya dari Allah SWT. percaya syukur. ga percaya ya udah. jadi, mari berhenti membuang waktu untuk mendebatkan ini.

Jerapah

Skema Teori evolusi

Sekian.

3 thoughts on “Teori evolusi, Benarkah ia runtuh?

  1. Ah aku tetap mau mendebat sedikit ah, boleh kan? :))
    Pertama gini, yang soal ‘Jerapah awalnya lehernya pendek terus jadi panjang’ itu berarti teorinya Lammarck kan, bukan Darwin. Kalo Darwin akan bilang bahwa dulu jerapah lehernya ada macem-macem panjangnya, cuma yang bertahan sampai zaman ini ya yang lehernya panjang itu. Jadi prinsipnya seleksi alam, survival of the fittest.
    Terus kera itu ya bukannya nggak berevolusi, justru kera yang ada sekarang itu ya sudah berevolusi (sudah terseleksi alam) dari beragam jenis kera yang dulu ada di dunia.
    Gitu. Itu dengan mengacu pada teori evolusinya Darwin yang kutahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s