Antara Sabar dan Syukur

“Jika sabar dan syukur itu dua kendaraan,aku tak peduli harus menaiki yg mana”(Umar ra)

Setiap muslim akan mendapat ujian dari Allah SWT. Entah itu ujian berupa kenikmatan ataupun berupa musibah. Jika berupa kenikmatan maka hendaknya bersyukur. Jika berupa musibah maka bersabarlah.

Hanya saja, sering kali saya tidak tahu dengan pasti. Kapan saatnya bersyukur dan saatnya bersabar. Karena boleh jadi, seseorang itu merasa mendapat nikmat padahal musibah. Ataupun merasa mendapat musibah ternyata nikmat tiada tara.

Saat seseorang mendapat sakit. Apakah seharusnya ia bersyukur atau bersabar? Kebanyakan dari kita akan menjawab bersabar. Padahal sakit adalah saat Allah SWT menghapus dosa kita. Itu adalah sebuah kenikmatan tiada tara. Sakit juga menjadikan kita harus beristirahat dari kepenatan dunia. Memberi kita waktu untuk merenung lebih banyak. Terutama tentang apa yang telah kita perbuat. Jadi, Bukankah saat seperti itu adalah saat bersyukur?

Atau ketika seseorang mendapat rezeki lebih. Misalnya tentang kekayaan yang meningkat. Beberapa dari kita menganggap bahwa itu adalah tambahan kenikmatan. Dan sudah sepantasnya kita bersyukur. Tapi bagi saya, ini adalah tambahan amanah dari Allah SWT. Ini bisa menjadi musibah yang dahsyat. Rasanya akan semakin berat saat berzakat. Dan kehilangan potensi pahala lebih dari Allah SWT. Belum dengan tantangan lainnya. Waktu pengelolaan yang lebih, dan lain-lain. Jadi, sebaiknya harus bersabar atau bersyukur?

Hmm, tapi jika merujuk dari perkataan umar RA. Tentunya kita tidak perlu terlalu risau. Kapan saat yang tepat untuk bersyukur atau bersabar. Karena kapanpun itu, tentunya kewajiban kita untuk bersabar dan bersyukur dalam setiap kesempatan. Dan mari ingat baik-baik. Bahwa kesempatan adalah nikmat Allah yang luar biasa. Yang seringkali dilupakan. Mari gunakan kesempatan untuk bersyukur atau bersabar.🙂

4 thoughts on “Antara Sabar dan Syukur

  1. di dalam Al Qur’an sabar dan syukur itu banyak diungkit. dan itu bukti bahwa dua hal ini harus slalu diterapkan dlm kehidupan manusia, bahkan dua hal ini ngaruh bgt sm psikologis manusia.
    Apalagi kl sabar dan sholat, itu udah kyk paket komplit. ga bisa dipisahin. ya kan?^_^

  2. Assalaamu’alaikum… kata2 diatas setahu saya adalah ucapan Umar bin khattab, bukan ucapan rasulullah, jadi tidak bisa dikatakan hadist. Sekedar mengingatkan barangkali admin salah tulis atau memang belum tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s