Kapan mati?

Pertanyaan retoris tuh. Dan ga jelas jawabannya. Beberapa pekan lalu pakde saya meninggal. Dengan dua hari sebelumnya, sempat datang ke rumah. Saya cuma salim. Setelah itu ngerjain tugas. Diselingi bikin teh. tidak banyak yang orang tua saya dan pakde bicarakan. Mungkin terkait dakwah islam. Politik, PKS, PBB, dsb. tidak banyak. tak ada yang istimewa.

Dua hari berikutnya. Berita bahwa Pakde meninggal. Kisahnya luar biasa. tak dapat disangka. hari itu pakde berhasil melakukan rutinitasnya. Bekerja, menjemput, anak, dsb. Lalu sekeluarga makan. Bersenda gurau. Setelah itu beliau muntah. Trus dibawa ke IRD. Habis itu pulang. Masuk kamar. Tidur, mengucap tahlil. karena khawatir, bude kembali membawa ke IRD. sampai rumah sakit, disampaikan bahwa beliau sudah meninggal.

Sangat cepat. Tak terduga. Sepertinya tidak ada rasa sakit juga. Jadi teringat candaan beliau. Terkait usia. tentang rata-rata usia umat Nabi Muhammad SAW. umumnya 60 tahun. Beliau sempat bilang, belum bonusnya. tapi beliau meninggal 58 tahun.

Ah, kapan mati? semoga selalu bersiap dan mati dalam khusnul khotimah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s