Turut Berduka Cita atas Gempa di Padang

Gempa sebesar 7,6 SR kembali mengguncang Padang. Namun, sepertinya gempa kali ini memiliki dampak yang lebih dahsyat. Lebih banyak korban, lebih besar kerusakan.

Lokasi Gempa

Lokasi Gempa

Seorang senior ana di FEUI menyebutkan rumahnya hancur. Namun, seberapa tahu ana kurang begitu tahu. Ana hanya membaca status di Facebooknya.

Berita tentang gempa di sore itu begitu mengejutkan. Saat ana melihat televisi, ana bertanya bagaimana keadaan orang-orang di sana? Ingin ana mengetikkan beberapa kata di HP. Untuk bertanya tentang keadaan di sana kepada teman ana. Namun, ana urungkan. Mungkin teman-teman ana sedang sibuk menghubungi keluarga mereka.

Mengejutkan juga, karena beberapa hari terakhir seorang senior ana, selalu Update Status tentang Padang. Mulai Bukit Tinggi, Padang Panjang, dan juga Pariaman. (Yang saya sebut terakhir kerusakan sampai 80%! ) Dia bercerita tentang indahnya kota Padang dan sekitarnya. Fiuh.

KondisiPadang

KondisiPadang

Foto dari Kaskuser

Sebenarnya ana belum pernah ke Padang. Namun, ana memiliki beberapa saudara (seiman) di sana. Mereka sangat menyukai kota Padang. Sering kali antara ana dan mereka saling membanggakan daerah masing-masing. Sering kali juga kami saling mengejek. Bukan untuk menjelek-jelekkan pastinya. Namun, lebih ke arah bercanda dan promosi. Lama kelamaan ana luluh juga. Suatu saat ana ingin berkunjung ke sana. Terutama mencoba masakan khas dari kota Padang. Untuk hal ini ana cukup tercengang. Ternyata dalam tiap 10 rumah, hampir selalu ada Rumah Masakan Padang. Suangar la’an, pikir ana.

Bagi ana yang bukan orang Padang, makanan padang di sini (Surabaya dan sekitarnya (sampe Jakarta)) cukup enak, salah satu yang terenak. Tapi kayaknya masih kalah sama punya ibu🙂. Namun demikian, ternyata menurut  saudara-saudara ana itu, masakan di Padang jauh lebih enak. (Ngiler Mode : ON) Saya jadi ingin mencicipinya. Sekalian silaturahim dengan saudara-saudara di sana.

Dan setelah gempa Bumi ini, ana lebih ingin jalan-jalan ke sana. Bukan untuk melihat kerusakannnya. Bukan pula untuk lebih membanggakan Surabaya yang tidak pernah kena aneh-aneh (ga minta dan semoga tidak sampe terjadi. aamiin). Namun, lebih ingin melihat kebangkitan kota Padang setelah gempa. Melihat kekuatan mental mereka setelah terpuruk. Dan belajar dari mereka, bagaimana menghadapi tantangan. Karena telah menjadi rahasia umum. Orang-orang Minang adalah orang-orang yang ulet dan tangguh.

Semoga Allah memberi perlindungan kepada kalian saudara-saudaraku.

allahumma sallimna minal muslimiina wal muslimat khususon fii padang allahumma sahhil umurohum

Kira-kira artinya : Ya Allah, berilah keselamatan bagi muslimin dan muslimat khususnya di Padang (dan sekitarnya). Ya allah mudahkanlah urusannya

Aamiin.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2502377

Facebook

Dll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s